NOTE: Reader, before you browsing to reading please make sure you read fanfiction in here according to your age. If you not yet 17 yo, we suggest you to read fanfiction with rating G, PG-13, PG-15. Rating NC-17 and NC-21 just for addult. Please follow this rule shake your self!

Thursday, January 31, 2013

[Fanfiction] ONE THOUSAND ORIGAMI FOR YOU


One Thousand
ORIGAMI For You

Title                : one thousand ORIGAMI for you
Categories   :one shoot
Genre           : romance
Rating            :Teenager
Theme song :restless love -V[neu]
Author          : niya
Alamat          : jln. haji munajat no.16 rt4/rw06 bandung 40274
Umur              : 22 tahun

Alasan mengikuti lomba: karena suka tulis fanfic ^^

Cast             : 1. Chinen Yuri
                       2. all member hey say jump
                      3. hatsune miku (OC)

Synopsis/ Quote:  "Sampai kapanpun, kau adalah wanita yang telah mengisi hatiku. Dan akan ku kenang dan ku simpan di hatiku."





 


April 2008~


Musim semi aku masuk horikoshi gakuen dan saat itulah aku bertemu dengannya. Seperti biasa selalu saja banyak fans menungguku karena aku adalah seorang idol dan nama grupku hey say jump. Tapi walaupun begitu aku harus melebarkan senyum manis kepada fans yang telah menungguku.
 
“CHINEN-KUN ~~~~!!!” mereka semua berbondong-bondong meneriakan namaku.
“arigatou!!” ucapku dengan singkat. Ketika aku hendak pergi. Salah satu fans beratku menarikku agar aku tak pergi.
“chinen-kun, ayo kita berfoto!!!” perempuan ini menarik paksa diriku. karena tak bisa menolak, akupun mengabulkan permintaanya.
“sudah yak, aku harus masuk kelas!!” aku berusaha untuk pergi. Tapi gara-gara tadi, semua berdesak-desakan untuk meminta fotoku. “ bagaimana ni!!!” aku kebingungan, yama-chan dan yuto kenapa mereka belum datang sih!!!” aku hanya bisa membatin.
 
BRUKKKKK
 
Ada seseorang menimpa punggungku, dan aku membalikan tubuhku. Seorang perempuan pingsan tepat di belakangku. Dengan sigap, aku menggotongnya ke UKS. Dan beruntungnya aku terbebas dari fans-fans itu. Hanya tinggal 5 meter menuju ruang kesehatan, perempuan itu membuka matanya.
 
“kau bisa menurunkan aku sekarang!!” ucap perempuan itu. Dan aku menurunkannya, dahiku mengerut.
“eh!!kau mengerjaiku!!!!!”aku baru sadar.
“sudah yah!!” perempuan itu hanya melambaikan tangannya. Siapa anak  perempuan itu. Tapi kalau dipikir lagi, ia membantuku lari dari kejaran fans-fans itu.
Untuk pertamakalinya dalam hidupku penasaran pada seorang perempuan.
Jam istirahat telah berbunyi, untuk mengindari perempuan di kelasku. Aku memutuskan menenangkan pikiranku di belakang sekolah dan tidur dibawah pohon sekolah.
“hua…segar sekali suasananya!!!!” aku menatap indahnya bunga sakura. Dan alangkah terkejutnya seseorang terjatuh dari atas pohon dan menimpa tubuhku.
 
BRUKKKKKKK
 
“sakit!!!” seorang perempuan ternyata yang menimpa tubuhku.
“lagi-lagi kau!!kau ingin sekali menarik perhatianku yak!!” bentakku padanya. Lagi-lagi aku bertemu dengan perempuan ini.
“apaan sih….sakit tauk!!tadi aku sedang asyik di atas pohon. Karena ada ulat, aku terkejut dan terjatuh. Aku tidak tahu kalau di bawah ada orang!!” ceritanya.
“kau inikan perempuan, lihat kau terluka. Untung saja ada aku, kalau tidak kau bisa patah tulang!!” bentaku lagi.
“kau seperti ayahku, selalu saja berisik!!” iapun berdiri, tapi ia terjatuh lagi.
“mau cari perhatian lagi!!!gak mempan!!” aku bicara ketus dan meninggalkannya yang sedang duduk.
“aku gak butuh bantuan orang sepertimu!!” teriaknya. Tapi aku tak menghiraukannya. Selama pelajaran di mlai lagi, entah kenapa aku jadi khawatir dengan keadaan perempuan itu.
Aku bangkit dari tempat dudukku.
 
“ada apa??” tanya sensei padaku. Apa yang telah ku lakukan.
“sensei, kepalaku pusing. Bisakah aku pergi beristirahat di ruang kesehatan??” padahal aku sama sekali tidak pusing. Dan senseipun mengangguk. Segera aku berlari mengambil kotak P3K, dan kembali ke belakang sekolah. Tapi tak ada seorangpun di sana.
“hahahah…bodoh, apa yang telah ku lakukan sih!!!” akupun meninggalkan tempat ini, tapi langkahku terhenti mendengar seseorang menangis. Dan aku mendengarnya di balik pohon sakura itu. Aku pun mengintipnya. Ternyata perempuan itu masih duduk di sini. Ia menangis dengan wajah tertunduk.
“kau benar-benar terluka??” tanyaku padanya. Dan ia menatapku. Wajahnya yang sedang menangis sangat cantik, jantungku berdetak tak karuan sekarang.
“kenapa kau kembali??” tenyanya.
“maaf, aku meninggalkanmu!!!sakit sekali yak??!!” aku memberinya obat merah.
“kau jahat, aku ketinggalan pelajaran sekolah tau!!” ketusnya.
“pelajarankan baru berjalan satu jam!!” jawabku dengan santai.
“aku gak mau sampai tidak naik kelas lagi!!” rengeknya.
“eh, kenapa bisa??nah sudah selesai!!” tanyaku.
“sekarang antar aku ke kelas!!” pintanya. Aku mengerutkan dahiku. Dia benar-benar mengacuhkanku.
“kau sama denganku kelas satu!!” aku melihat papan kelas 1-5 ketika mengantarkannya.
“aku bisa berjalan kesana sendiri!!” ucapnya. Akupun pergi.
Sorenya seperti biasa aku berlatih vocal dan dance bersama-sama temanku di JUMP.
“huaaa menyebalkan. Tempat pensilku selalu saja hilang!!” rengek yama-chan.
“bukan kau saja, masa saputanganku yang hendak ku buang hilang begitu saja!!” cerita yuto.
“oiii chinen-kun..bagaimana di sekolah tadi??” tanya yama-chan. Aku menatap mereka, gara-gara pertanyaan yama-chan. Aku jadi teringat wajah perempuan itu.
“tidak terjadi apapun!!” ucapku singkat sambil tersenyum.
“huaa…kau bohong!!!” goda yuto.
“kalian, mau sampai kapan bergosip. Ayo kita latihan!!” yabu-kun memanggil kami bertiga.
Keesokan harinya. Karena jadwal kerjaku masih kosong, aku masih bisa mengikuti pelajaran.
Dan lagi-lagi ketika jam istirahat aku perg ke taman belakang itu, dan yang kulihat ia sedang berdiri di samping pohon sakura itu.
“hah, ternyata kau!!” akupun memutar tubuhku, tapi kemejaku di tariknya. “apa??” tanyaku.
“ini sebagai tanda permintaan maafku dan terima kasihku!!” ia menyodorkan sebuah bento padaku.
“tidak perlu!!”  ia kecewa sekali dengan ucapanku. Tanpa sadar aku mengambil bentonya dan memakannya. Iapun tersenyum manis, membuat jantungku berdetak tak karuan lagi.
“terima kasih!!!siapa namamu??”apa yang kulakukan, padahal aku tidak boleh sampai dekat dengan seorang perempuan. Tapi mulutku tak bisa ku tahan untuk tidak bertanya.
“hatsune miku….yoroshiku!!!” ucapnya. Dan aku tau kenapa ia tidak mau ketinggalan pelajaran, sebenarnya miku seharusnya kelas 2, tapi karena ia sakit makanya ia harus mengulang lagi ke kelas satu.
Itulah perkenalan pertama kita,  2 musim telah kami lewati. Aku dan miku-chan semakin dekat. Perasaanku padanya tidak terbendung lagi. Musim berikutnya tepat di hari natal, aku menyatakan perasaanku pada miku-chan. Cukup lama untuk meyakinkan muki-chan. Tapi ternyata ia punya perasaan sama sepertiku. Dan ia mau menjalani hubungan rahasia denganku. Baru pertamakali aku jatuh cinta pada seseorang.
Selama 2 tahun aku dan miku-chan melakukan hubungan rahasia. Aku berharap takkan ketahuan oleh siapapun, dan bisa bersamanya untuk selamanya. Yama-chan dan yuto tau hubunganku. Tapi mereka mau merahasiakan hubungan kami dari yang lain.
 
31 desember 2010 ~


Tahun baru yang lalu aku tak bisa menemani miku-chan. Untuk tahun ini aku harus bisa merayakannya bersamanya. Tapi ternyata tak sesuai apa yang di bayangkan olehku. Hari ini aku bekerja, tahun baru sudah lewat.  KAMI-sama, pasti miku-chan menungguku semalaman, bagaimana ini??. Aku mencoba untuk menghubungi handphonenya tapi tak bisa kuhubungi. Perasaanku semakin tak karuan.
 
“chinen-kun, ada apa??” tanya dai-chan padaku. Aku hanya menggeleng-gelengkan kepalaku.
“chinen-kun, tak apa pergilah. Bukankah hari ini ada acara keluarga yang penting!!” aku membalikan tubuhku. Ternyata yama-chan, ia mengedipkan matanya padaku.
“cepatlah, lagipula setelah ini acara makan biasa!!” yutopun datang membantuku.
“tak apa pergilah kalau penting!!” ucap yabu.
 
“arigatou minna!!” akupun melesat pergi ke kuil tempat dimana aku dan miku-chan bertemu. Tapi ini jam 2 dini hari manamungkin ia masih menungguku, di sinipun hanya ada 5 pasang pemuda dan pemudi. Akupun semakin merasa bersalah pada miku-chan.
 
KLONTAnkkkk
 
Terdengar suara kaleng terjatuh tepat di belakangku, alangkah terkejutnya diriku. miku-chan duduk d kursi.
 
“chinen-kun??pekerjaanmu sudah selesai??” miku-chan masih menungguku. Segera aku mendekatinya. Dan memeluknya dengan erat.
“gomenasai!!” miku-chan sangat dingin, dengan cuaca sedingin ini, ia tetap menunggu kedatanganku. Apa 2 tahun yang lalu ia berbuat seperti ini. Kopi kaleng yang ia berikanpun membeku.
“aku tak apa, orang-orang melihatmu. Tutupilah dengan ini wajahmu!!” miku-chan menutup kepalaku dengan syal birunya. Ia malah mengkhawatirkan keadaanku.
“tapi kau kedinginan!!lebih baik kita pulang, biar kuantar pulang!!” ucapku. Tapi ia hanya terduduk.
“sebentar saja, tetaplah seperti ini!!” pintanya. Tentu saja, apapun akan ku lakukan untuknya.
Dia bersandar kepundakku dan memegang tangan kiriku. Aku menghagatkan pipinya dengan tangaku agar ia merasa lebih baik.
“chinen-kun, ulangtahunmu tahun ini, kau ingin apa??” tanyanya.
“eh, ulang tahunku?? Bukankah baru 2 bulan yang lalu!!” aku bingung dengan pertanyaan miku-chan.
“apapun yang kau berikan, akan menjadi barang berharga bagiku!!” ucapku.
“walaupun hanya sebuah kertas!!” tanyanya lagi.
“semuanya,,, asalkan itu darimu!!” ucapku lagi sambil tersenyum. Miku-chanpun tersenyum ke arahku.
Dua minggu kemudian, aku melaksanakan ujian untuk kelulusan. Tapi, di hari ujian selama seminggu ini, miku-chan tak terlihat sama sekali batang hidungnya.
Karena penasaran aku bertanya pada teman sekelasnya, apa yang ku dengarkan membuatku terkejut.
“apa maksudmu??” tanyaku.
“iya, hatsune memang sering tidak masuk 2-3hari setiap bulannya,  kadang-kadang ia memaksakan dirinya untuk masuk sekolah. Dan kali inipun sepertinya ia tak masuk karena sakit!!” mendengar ceritanya, kakiku seketika melemas. Aku sama sekali tak tahu kalau miku-chan sering tidak masuk.
Akupun berencana pergi ke rumah miku-chan setelah latihan selesai. Tapi hal tak terduga menghampiriu, aku ketauan oleh atasanku yang tak lain johnnis kitagawa-san. Ia melemparkan beberapa lembar foto ke arahku.
“apa maksudnya ini? Kau tahukan aturan disini!! Di larang berpacaran!!” tegasnya.
“tapi ini……!!!!”
“tak ada tapi-tapian. Kalau kau masih ingin bekerja di sini, ku harap kau harus mematuhinya!! Camkan itu!!” kitagawa-sanpun meninggalkanku sendirian di ruangan ini. kepalaku serasa mau pecah. Aku tak tahu harus bagaimana lagi. Setelah ujian aku tidak mengikuti kegiatan apapun. Jadwalku semakin padat.
 
Maret 2011~


Hingga waktu acara kelulusanpun kau tak ada. Dimana kau miku-chan?? Kenapa kau hilang seperti di telan bumi?? Apa kau membenciku. KAMI-sama, aku sangat merindukannya. Secara diam-diam aku mencari keberadaan miku-chan di setiap waktu kosongku. Sekarang ku berdiri menatap bunga sakura yang biasa ku lihat bersama miku-chan.
“chinen-kun!!!” yama-chan menghampiriku.
“ada apa??” tanyaku.
“soal hatsune!!ia pindah 2 bulan lalu??” aku terkejut dengan ucapan yama-chan.
“tapi kan, miku-chan 3 bulan lagi ia lulus??kenapa ia harus pindah??” aku tak percaya apa yang ku dengar sekarang.
“soal itu, teman sekelasnya juga tidak tahu!!”
“lalu, dimana miku-chan sekarang?? aku ingin bertemu. Aku benar-benar merindukannya yama-chan!!” aku menarik kerah kemeja yama-chan, dan lututku tak bisa menahan tubuhku ini. aku menangis selama aku bisa. Yama-chan menemaniku sampai aku tenang.
Menjelang sorepun aku masih menatap pohon sakura yang berada di depanku.
“pulanglah, yang lain pasti  mengkhawatirkan kita!!” yama-chan menarik tanganku, aku masih menatap ke belakang, melihat bunga sakura yang bertebaran di tiup oleh angin.
 
Oktober 2011~


Hari-hariku terasa hampa sejak saat kau tidak ada. Selama beberapa bulan ini, aku hanya bisa melamun, dan membuat senyuman palsu agar semua orang di sekitarku tidak khawatir dengan keadaanku. Terutama teman-temanku di JUMP.
“chinen-kun, apa kau sedang sakit??” tanya yabu-kun padaku.
“aku baik-baik saja!!!”
“hari ini terakhir kita konser, ku harap kau baik-baik saja!!” ucapnya. Akupun mengangguk. Aku bersama jump mengadakan konser, dan hari ini hari terakhirku konser di tahun ini. Dan yokohamalah tempat konserku berakhir.
Selama 2jam aku masih bisa mengontrol diriku, semoga hingga akhir aku tetap dalam kondisi seperti ini.
Tapi pada saat sesi terakhir, seperti biasa kita semua bernyanyi mendekati para fans. Aku terkejut melihat sosok di paling belakang, aku menggeleng-gelengkan kepalaku.
“miku-chan??” ucapku dalam hati. Apa benar yang kulihat. Acara konserpun akhirnya selesai.
“chinen-kun, tadi kau melamun lagi sampai-sampai kau lpa bernyanyi!!” aku segera mengganti pakaianku.
“yuya, aku pinjam topimu sebentar!!”aku langsung berlari keluar untuk mencari miku-chan.
Aku berputar mencari sosok yang kucari.
“miku-chan, dimana kau??” aku terus mencari sosoknya.
“chinen-kun, apa yang kau lakukan. Masuklah!!” yama-chan datang menyusulku.
“tapi aku tadi liat miku-chan!!” ucapku.
“kau sudah gila!!masuklah!!” yama-chan terus menarikku kedalam.
“huaaaa bukankah itu yamada-kun dan chinen-kun!!”
“tuh liat, ayok masuk!!” akupun masuk kedalam.  Setelah di dalam ruangan semua mengerumuniku.
“kau kenapa??” tanya dai-chan.
Semua bertubi-tubi menanyakan diriku. tanpa sadar aku meneteskan airmataku di hadapan mereka.
“aku tak tahu harus bagaimana, aku benar-benar merindukannya!!” lirihku. Tentu saja kecuali yama-chan dan yuto. Yang lain tidak tahu apa-apa soal hubunganku.
“ceritakanlah pada kita semua jika membuatmu lebih baik!!” ucap yabu. Karena terlalu lelah, pandangan mataku menjadi gelap seketika aku tak bisa menahan tubuhku.
 
Mataku terbuka, dan kepalaku merasa pusing. Ternyata aku berada di rumah sakit, dan ku lihat semua JUMP mengelilingiku.
 
“aku mendengar semuanya dari yamada, sekarang istirahlah dan tidur!!kita semua akan pulang ke hotel untuk istrihat!!” uap yabu-kun.
“aku baik-baik saja!!besok aku sembuh!!” ucapku. Dan merekapun pergi.
Malam begitu dingin, aku pergi keluar menatapi bintang di atas.
“nona kau tak boleh keluar malam!!”  karena suara itu aku mendekatinya.
“aku tak mau!!!” teriak gadis itu yang tak lain.
“miku-chan??” aku terkejut begitupun dia. Setelah melihatku ia berlari.
“nona jangan berlari!!tuan ku mohon jangan kejar dia, dia tidak boleh kecapaian!!” ucap suster itu. Aku tak berani mengejarnya lagi.
Jadi selama ini miku-chan berada di sini. Miku-chan sebenarnya kau sakit apa??. Keesokan harinya aku mencegat suster yang kemarin yang mengejar miku-chan.
“anda??bukankah yang mengejar nona hatsune??” tanyanya padaku.
“ano….sebenarnya hatsune sakit apa??” tanyaku.
“ternyata kau temannya. kasian anak itu, di usianya semuda itu harus mempunyai penyakit paru-paru basah stadium akhir!!”
“apa??”
“sejak kecil anak itu sering keluar masuk rumah sakit!! Waktunya benar-benar di habiskan di rumah sakit!!”
“Tunggu, suster pasti bohong!!” suster mnggeleng-gelengkan kepalanya.
“ini pasti bohong…..kenapa penyakit itu harus menimpanya!!” airmataku tak terbendung lagi.
“anda kenapa??”
“suster, dimana kamarnya!!cepat KATAKAN SUSTER!!” aku memegang kedua pundaknya dengan kencang agar ia mau memberitahuku.
“kamar 56!!!lantai 3!!”setelah mendapatkan kamarnya, aku segera berlari ke kamarnya. Lalu membuka pintu kamar sehingga ia terkejut melihatku.
“chinen-kun!!!” ku lihat wajahnya sepucat salju, badanya semakin kurus.
“miku-chan!!kenapa aku…
“PERGIIII…………!!!PERGI KATAKU…..!!AKU BUKAN MIKU-CHAN LAGI YANG DULU!!” teriaknya sambil menutup telinganya dengan tangannya.
“miku-chan, aku rindu sekali!!” ia masih mendorongku ketika aku hendak memeluknya. Tapi karena aku benar-benar ingin memeluknya.
“ku mohon tinggalkan aku, aku tidak pantas menjadi milikmu!!aku sakit, aku tak tahu bertahan berapa lama lagi” ucapnya lirih.
“kau harus bertahan!!!aku yakin kau bisa mengatasi penyakitmu ini!!”
“chinen-kun tidak tahu apa-apa!!aku tak mau menjadi bebanmu!!” ia menangis, lalu membalas pelukanku.
“maaf, semua ini gara-gara aku menyatakan perasaanku. Harusnya aku tak membebanimu dan aku yang membuatmu seperti ini!!” semakin kencang aku memeluknya. Berjam-jam kita dalam keheningan ini.
“aku pulang hari ini, bulan depan di hari ulang tahunku. Aku pasti datang kesini untuk merayakannya bersamamu!!” ucapku sambil memegang kedua tanganya.
“berjanjilah kau akan datang, aku akan menunggu chinen-kun!!” ia tersenyum padaku.
“kita berdua pasti bisa melawati semua ini!!hanya kaulah wanita yang kucintai!!”
“u..n!!!” ia mengagguk. Berat rasanya ku meninggalkanya di sini. Tapi aku harus kuat. Dan kembali kemari di hari ulang tahunku.
 
30 november 2011~


“chinen, nanto malam kita berpesta yak!!” ucap yabu-kun dan yang lainpun ikut semangat.
“maaf, aku harus pergi menemui seseorang!!” ucapanku ternyata bisa terbaca oleh semuanya.
“bersemangatlah, berikan salamku untuknya….!!!” Ucap yama-chan. Akupun mengangguk  dan segera pergi ke yokohama.
Akupun sampai di rumah sakit di yokohama dimana miku-chan berada. Ketika aku disana, miku-chan sudah berpakaian sangat manis sekali.
“kau sangat cantik!!” rambutnya terurai panjang dengan memakai baju biru langit.
“komban wa!!” ucapnya.
“kita berjalan-jalan di sekitar sini saja!!malam mulai dingin, ingat pakai jaket yang tebal!!” miku-chan mengagguk. Setelah cukup lama mencari tempat, kita berdua duduk di bawah pohon sambil menatap bintang.
“chinen-kun otanjoubi omedetou!!! ^_^ akhirnya kata-kata ini bisa terucap di hari ulang tahunmu!!”
“maaf, aku terlalu mengabaikanmu!!”
“u..n…!!tidak apa…!!!aku punya hadiah yang ingin keberikan untukmu, tapi nanti saja!!”
“ee…miku-chan pasti memberikan hadiah yang mahal yak!!” aku menggodanya.
“tidak, aku hanya punya ini!!” aku terkejut, miku-chan mencium pipiku.
“kenapa tidak di sini!!” aku mengerucutkan mulutku.
“nanti saja!!” ucapnya.
“padahal aku ingin sekarang!!”
“chinen-kun, boleh aku minta sesuatu??” ucapnya.
“tentu!!”
“aku ingin sekali bisa di gendong olehmu!!” pintanya.
“aku kira apa, kemarilah!!meskipun aku pendek, aku kuat loh menggendong orang!!”
Akupun mengajaknya jalan-jalan.
“chinen-kun!!”
“u..unn!!”
“aishiteru yo!!” ucapnya. Aku tak bisa menahan lagi rasa senangku.
“boku mo!!” ucapku. Selama setengah jam miku-chan tidak bersuara. Aku terus memanggilnya tapi tak ada sahutan sama sekali. Aku tersadar, miku-chan sedari tadi tak sadarkan diri. Segera ku berlari mencari dokter.
“dokter, tolong!!” teriakku.
“cepat bawa keruangannya!!” tanganku bergetar, ketika memegang tangan miku-chan dingin bagaikan es.
“tunggulah di luar!!!” ucap sang dokter. Aku menunggu kabar dari dokter, tak selang satu jam ketika orangtua miku-chan datang, dokter keluar dari ruangannya.
“bagaimana??” tanya ayah miku-chan. Melihat ekspresi dari dokter, membuat jantungku semakin berdetak tak karuan.
“dokter, dia bisa sembuh kan DOKTER!!” teriakku.
“maaf, dia tidak bisa di selamatkan!!”
“tidak…ini tak mungkin. MIKU-CHAN….!!!!!!!!” Jeritan tangisan memecah malam yang dingin ini. Ini terakhir kalinya aku melihat senyuamnnya, dan ia pergi meninggalkanku untuk selamanya.
Keesokan harinya  aku menghadiri pemakaman miku-chan. Aku tak tahu harus bagaimana menjalani hari-hariku.
“apa kau yang bernama chinen yuri!!” ternyata ibu miku yang bertanya.
“iyah!!” ucapku.
“ini untukmu, selaa di rumah sakit ia membuat semua ini untukmu!!ia percaya jika membuat ini, doanya akan terkabul!!” aku terkejut, seribu origami. Jadi ini hadiah yang ingin kau berikan. Aku terkejut, ketika membuka lipatan origami itu, banyak tulisan  berisikan doa dan semangat untukku. Ia menulis dan membuat sebanyak ini  untukku.
aku menatap foto miku-chan yang berada di hadapanku.
“arigatou, hontou ni arigatou!!” airmataku mengalir, aku akan berusaha menjalani hidupku walau tanpamu. Karena kau telah memberikanku banyak kekuatan.
 
 
 
Epilog ~januari 2012~


Aku bersama anak jump lainnya mengadakan rapat.
“kira-kira konser jump world bagusnya bertemakan apa yak??” tanya yabu.
“jangan tanya aku!!” ucap yuya.
“chinen-kun apa kau punya ide??” tanya yabu.
“bagaimana kalau ORIGAMI!!” aku teringat hadiah yang di berikan mku-chan padaku.
“bagus sekali idemu!!” ucap yama-chan.
Sampai kapanpun, kau adalah wanita yang telah mengisi hatiku. Dan akan ku kenang dan ku simpan di hatiku.



No comments:

Post a Comment